Gereja Kristen Tritunggal on Facebook

  • Site Counter: 336861
  • Unique Visitor: 46708

Tak Seorang pun Lebih besar dari Yohanes Pembaptis

  • strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/views.module on line 843.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_display::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_display.inc on line 1877.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_display_block::options_submit() should be compatible with views_plugin_display::options_submit(&$form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_display_block.inc on line 193.
  • strict warning: Declaration of views_handler_field_broken::ui_name() should be compatible with views_handler::ui_name($short = false) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_field.inc on line 641.
  • strict warning: Declaration of content_handler_field::options() should be compatible with views_object::options() in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/cck/includes/views/handlers/content_handler_field.inc on line 208.
  • strict warning: Declaration of views_handler_sort_broken::ui_name() should be compatible with views_handler::ui_name($short = false) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_sort.inc on line 82.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_validate() should be compatible with views_handler::options_validate($form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 585.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter::options_submit() should be compatible with views_handler::options_submit($form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 585.
  • strict warning: Declaration of views_handler_filter_broken::ui_name() should be compatible with views_handler::ui_name($short = false) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/handlers/views_handler_filter.inc on line 609.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_validate() should be compatible with views_plugin::options_validate(&$form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 135.
  • strict warning: Declaration of views_plugin_row::options_submit() should be compatible with views_plugin::options_submit(&$form, &$form_state) in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/plugins/views_plugin_row.inc on line 135.
  • strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/views.module on line 843.
  • strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/views.module on line 843.
  • strict warning: Non-static method view::load() should not be called statically in /home2/deepsolo/public_html/gktlampung.org/sites/all/modules/views/views.module on line 843.

Lukas 7:18-35

"Mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada Yohanes." Ucapan ini merupakan komentar Tuhan Yesus terhadap sosok manusia unik, Yohanes Pembaptis. Itu menimbulkan pertanyaan yang perlu penjelasan; 1) Benarkan Yohanes Pembaptis seorang yang agung imannya? Mengapa ketika ia dipenjara demi kebenaran (Matius 11:2) dia mengutus muridnya untuk bertanya kepada Yesus tentang "Benarkah Kristus itu Mesias yang dijanjikan ataukah harus menantikan seorang yang lain?" 

Perlu diakui, orang yang beriman luar biasa seperti Yohanes sekalipun, disaat tertentu dapat mengalami keraguan dan kekecewaan dengan panggilan dan pelayanannya bagi Kerajaan Allah. Maka Yesus memberikan tanda-tanda ke-Mesiasan-Nya dan memberikan penguatan, "Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku. Puji Tuhan, kelemahan iman yang dialami Yohanes Pembaptis hanyalah sementara waktu. Dia diteguhkan oleh Kristus. Pada akhirnya dia berani mengorbankan nyawanya demi keyakinan iman dan pengajarannya.

Yesus berkomentar bahwa Yohanes adalah pribadi yang tegar dan berani hadapi terpaan badai kehidupan dalam kesederhanaan hidupnya sebagai nabi. Dia menjadi pendahulu pelayanan Mesias yang setia pada panggilannya. Yohanes Pembaptis mempunyai karakteristik sebagai hamba Tuhan yang jujur dan tidak merampas kemuliaan Allah bagi dirinya dalam mewujudkan panggilan pelayanan-Nya. Dia tidak takut kehilangan popularitasnya maupun muridnya asal Kristus sang Mesias bertambah-tambah ke-Agungan-Nya. Demikianlah spirit hidupnya.

Yohanes Pembaptis memang seorang yang agung, penuh dengan tanda-tanda mukjijat Allah sedari dalam kandungan ibunya, Elizabeth yang mandul dan kemudian melahirkan putranya diusia lanjutnya. Yohanes telah dipenuhi Roh Kudus sejak dari rahim ibunya. Namun orang yang mau menjadi pelayan bagi dan dalam Kerajaan Allah - Dia lebih besar dari Yohanes secara kelahiran jasmaninya. Adakah kita memiliki spirit pelayanan bagi kerajaan Allah seperti Yohanes? Adakah kita telah menjadi yang terkecil dalam Kerajaan Allah, menjadi hamba Allah yang taat dan tidak membangkang atau berbelot sehingga menjadi orang agung? (BERSAMBUNG)