Gereja Kristen Tritunggal on Facebook

  • Site Counter: 290859
  • Unique Visitor: 40245

Mukjizat Kebangkitan Anak Laki-laki dari Ibu Janda di Sarfat

I RAJA-RAJA 17: 15 – 24

Ibu Janda di Sarfat ini, adalah seorang perempuan Sidon (17: 9) yang taat melaksanakan pesan Tuhan yang disampaikan oleh Elia. Dia mengalami mujijat berkat pemeliharan Tuhan selama musim kering. Tepung dalam tempayan nya dan minyak dalam buli-bulinya, walaupun dipakai untuk membuat roti jadi makanan bagi ibu ini, putranya dan Elia, namun tepung dan minyak mereka tak berkurang hingga Tuhan memberikan hujan (17: 14 – 16 ). Suatu hari, putranya yang masih kecil itu jatuh sakit dan akhirnya mati (17: 17). Hal itu menyentakkan kehidupan ibu ini; dia sensitif terhadap kehidupan rohaninya. Saat itu Elia, Nabi Allah itu datang ke rumahnya, dan menanyakan pada Elia. ”Apakah maksud kedatanganmu kemari, ya, abdi Allah?” ”Apakah untuk menyatakan kesalahanku atau menyebabkan kematian anakku?”
Tanpa banyak komentar, Elia membopong membawa anak kecil yang mati itu kekamarnya di atas, kamar bagi Elia yang disediakan oleh ibu Janda di Sarfat tersebut; Elia membaringkan anak itu di sana. Elia berdoa kepada Tuhan Allah-nya:”Apakah Engkau menimpakan kemalangan ini atas janda ini juga, yang menerima aku sebagai penumpang, dengan membunuh anaknya?” Elia merentangkan badannya di atas anak ini tiga kali dan berseru kepada Tuhan katanya: ”Ya Tuhan, Allahku! Pulangkanlah kiranya nyawa anak ini ke dalam tubuhnya!” (17: 19 – 21)

Tuhan mendengarkan doa permohonan Elia tersebut, sehingga anak itu dihidupkan kembali. Elia memberikan anak itu kembali kepada ibunya. Pengalaman tersebut membuat ibu Janda di Sarfat ini mengucapkan perkataan penting tentang Elia sebagai Abdi Allah: ”Sekarang aku tahu, engkau abdi Allah dan Firman Tuhan yang kau ucapkan itu benar” (17: 24). Perbuatan Ellia dan perkataannya menjadikan orang mengenal bahwa Elia, benar-benar Abdi Allah. Hamba yang taati Tuan-nya, nabi yang taati Tuhan-nya. Tuhan Allah yang dilayani Elia dengan penuh ketaatan menopang pelayanan Elia. Mujijat yang dinyatakan melalui perbuatan dan perkataannya, adalah hal yang dinyatakan dan diperintahkan oleh Allah untuk dilakukan olehnya. Allah yang Maha Kuasa menjadi penjamin, bahwa apa yang dinyatakan dan dikatakan oleh AbdiNya yang taat dan setia – pasti digenapi dan terjadi.

Kiranya melalui perkataan dan kehidupan yang mengagungkan Tuhan membuat orang lain mengenal Tuhan yang kita layani dan kita sebagai AbdiNya.